Adiwibowo, S., Hadi, S. P., Saptari, A., & Artini, T. (2002). Pelatihan Aspek Sosial AMDAL. Jakarta.
Boyd, S. H., & Walter, M. A. (Eds.). (2012). Cultural Difference and Social Solidarity : Solidarities and Social Function.
Dirgantara, D. (2018). Persepsi Masyarakat Tentang Rencana Pembangunan PLTP Gunung Talang-Bukit Kili di Kabupaten Solok. Jurnal Kapita Selekta Geografi, 1(September), 45–55.
Djumaty, B. L. (2015). Dari “Ya” Menjadi “Tidak”: Studi tentang Persepsi dan Sikap Masyarakat Desa Idamdehe Terhadap Rencana Pembangunan PLTP di Idamdehe dan Idemhehe Gamsungi. KRITIS: Jurnal Studi Pembangunan Interdisiplin, XXIV(1), 21–39.
Graafland, N. (1991). Minahasa: Negeri, Rakyat, dan Budayanya (II; E. Endarmoko, A. Suharto, & S. Djabarudi, Eds.). Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.
Khairulyadi, K., Ikramatoun, S., & Nisa, K. (2022). Durkheim’s Social Solidarity and the Division of Labour: An Overview. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 3(2), 82–95. https://doi.org/10.22373/jsai.v3i2.1792
Lolangion, F. (2021). Etos Kerja Kristen dan Budaya Mapalus sebagai Perberdayaan Ekonomi Gereja di Minahasa. Anthropos: Jurnal Antropologi Sosial Dan Budaya (Journal of Social and Cultural Anthropology), 7(1), 36. https://doi.org/10.24114/antro.v7i1.24418
Lombok, L. L. (2014). Pendidikan Tentang Sistem Ekonomi Kerakyatan dalam Hukum Adat Minahasa dengan Metode Value Clarification Technique sebagai Metode Pencapaian Efektifnya. Forum Ilmu Sosial, 41(1), 82–102. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/FIS JURNAL
Mansi, L. (2007). Fungsi dan Peran Tradisi Mapalus dalam Masyarakat Minahasa, Sulawesi Utara. Jurnal Al-Qalam, XX(XIII), 73–84. https://doi.org/doi:10.31969/alq.v13i2.565
Marry, R. T., Armawi, A., Hadna, A. H., & Pitoyo, A. J. (2017). Panas Bumi Harta Karun Yang Terpendam Menuju Ketahanan Energi. Jurnal Ketahanan Nasional, 23(2), 217–237. https://doi.org/10.22146/jkn.26944
Nurwahyudin, D. S., & Harmoko, U. (2020). Pemanfaatan dan Arah Kebijakan Perencanaan Energi Panas Bumi di Indonesia Sebagai Keberlanjutan Maksimalisasi Energi Baru Terbarukan. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan, 1(3), 111–123. https://doi.org/10.14710/jebt.2020.10032
Palupi, T., & Sawitri, D. R. (2017). Hubungan Antara Sikap Dengan Perilaku Pro-Lingkungan Ditinjau dari Perspektif Theory Of Planned Behavior. Proceeding Biology Education Conference, 14(1), 214–217. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/prosbi/article/view/18936
Pangalila, T., & Mantiri, J. (2020). Nilai Budaya Masyarakat Sulawesi Utara sebagai Model Pendidikan Toleransi. Jurnal Ilmiah Mimbar Demokrasi, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.21009/jimd.v20i01.15924
Parengkuan, F. E. W. (2006). A Contribution to The History of Mapalus in The Minahasa, North Sulawesi. Jurnal Masyarakat Dan Budaya, 8(2), 1–18.
Parsons, T. (1951). The Social System. London: Routledge & Kegan Paul.
Pertamina Geothermal Energy. (2022). Lahendong. Retrieved November 5, 2022, from Situs Resmi Pertamina Geothermal Energy website: https://www.pge.pertamina.com/id/operasi-sendiri/lahendong
Riady, A. S. (2021). Agama dan Kebudayaan Masyarakat Perspektif Clifford Geertz. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 2(1), 13–22. https://doi.org/10.22373/jsai.v2i1.1199.
Salaki, R. J. (2014). Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Budaya Mapalus Suku Minahasa. Jurnal Studi Sosial, 6(1), 47–52. https://doi.org/doi:10.13140/RG.2.2.35305.60004
Sumintadireja, P., Sudarman, S., & Zaini, I. (2001). The Lahendong Geothermal Field Boundary Based on Geological and Geophysical Data. Proceeding of the 5th INAGA Annual Scientific Conference and Exhibitions, 1–8. Yogyakarta.
Suroso, E., Yanfika, H., Martin, Y., Mutolib, A., Listiana, I., & Alimmudin. (2020). Peningkatan Pengetahuan dan Persepsi Masyarakat Terhadap Potensi Panas Bumi di Kecamatan Way Tenong, Lampung Barat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 4(2), 124–132.
Turang, T. I., Soemarno, Suman, A., & Mandang, J. (2014). The Role of Mapalus in Improving The Wealth of Farmers in Tomohon Sub-district, Tomohon Municipality, North Sulawesi. IOSR Journal of Humanities and Social Science, 19(1), 08–12. https://doi.org/10.9790/0837-19180812
Utami, P., Khasani, Roeroe, J., Tuerah, N., Bachrun, Z. I., Rozaq, K., & Gumalag, M. (2011). Lahendong Geothermal Education Park: A Proposed Geothermal Public Education Facility in The Eastern Part of Indonesia. New Zealand Geothermal Workshop 2011 Proceedings, 1–5. Rotorua, New Zealand.
Weichart, G. (2004). Identitas Minahasa: Sebuah Praktik Kuliner. Antropologi Indonesia, 74, 59–80. https://doi.org/10.7454/ai.v0i74.3510
Yusrifa, F. (2020a). Makna Filosofis di Balik Tradisi “Mapalus” di Minahasa dan Penerapannya dalam Penegakan Pilar Ketahanan Nasional. In H. Santoso (Ed.), Eksplorasi Kekayaan Filsafat dan Kearifan Lokal Nusantara Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Maju (pp. 78–88). Yogyakarta: Laboratorium Filsafat Nusantara, Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada.
Yusrifa, F. (2020b). Menyelami Makna Filosofis Siklus Kehidupan Masyarakat Minahasa Kuno Melalui Artefak Waruga dan Bekal Kubur. In S. M. G. Tambunan (Ed.), International Conference on Indonesia Culture (Connectivity and Sustainability : Fostering Cultural Commong in Indonesia) (pp. 708–717). Jakarta: Direktorat Pembinaan Tenaga dan Lembaga Kebudayaan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Yusrifa, F. (2023). Kajian Ketahanan Energi Wilayah Terhadap Relasi Sosial dan Budaya Pada Masyarakat dalam Menyikapi Pengembangan Energi Panas Bumi Di Lahendong, Tomohon, Sulawesi Utara. Universitas Gadjah Mada.
Yusrifa, F., & Murtiningsih, S. (2023). “Arisan Rukun”: The Cultural Strategy of the Lahendong Community, North Sulawesi in Maintaining Brotherhood Ties from Generation to Generation (Study of Social Solidarity Theory of Emile Durkheim). Digital Press Social Sciences and Humanities, 9, 00008. https://doi.org/10.29037/digitalpress.49440
Yusuf, N., & Hasan, F. (2020). Pilar-Pilar Kerukunan Beragama di Sulawesi Utara. Gorontalo Journal of Government and Political Studies, 3(2), 13–25. https://doi.org/10.32662/gjgops.v3i2.1116